Beranda Liputan Khusus Politik Substansi SGIE yang di Lontarkan Gibran ke Cak Imin di Pertanyakan?

Substansi SGIE yang di Lontarkan Gibran ke Cak Imin di Pertanyakan?

78
0
Cak Imin dan Gibran beradu tentang SGIE

DETIKEPRI.COM, POLITIK – Keseruan dalam debat Cawapres pada Jum’at lalu menjadi sorotan dan menjadi ocehan bahkan hingga ke dunia maya, yang digaris bawahi oleh para nitizen tentang pertanyaan yang dilontarkan Gibran kepada Cak Imin terkait SGIE.

Lantas apa subtansinya SGIE dengan kondisi saat ini di Indonesia yang harus diperbaiki dan harus di perhatikan penuh, terlebih lagi Indonesia harus bangkit dari dorongan dan himpitan ekonomi dunia.

Yang memaksa Indonesia untuk bertahan dan menghindari Inflasi, seperti apa yang terjadi di Argentina saat ini, hal ini harus lebih kepada perbaikan ekonomi dengan mengatur dan menyusun lebih bijak dalam segala aspek yang ada di dalam negara ini.

Lantas apa substansi atas pertanyaan Gibran tentang SGIE, secara harfiah, SGIE adalah singkatan dari State Global Islamic Economic.

Ini menjadi pokok pertanyaan pamungkas Gibran untuk menjadi pukulan telak kepada Calon Wakil Presiden Nomor urut 1 Muhaimin Iskandar.

Pada awalnya Muhaimin Iskandar atau akrab di sapa Cak Imin mengatakan tidak tau apa itu SGIE, dan setelahnya Gibran menjelasan apa itu SGIE.

Namun hubung kait atau substansial pertanyaan dengan kondisi Indonesia saat ini justru menjadi pertanyaan yang lebih besar.

Terlebih lagi penggunaan istilah yang bertujuan untuk menjatuhkan drajat lawan padahal sang penanya sendiri masih di ragukan pemahaman tentang itu.

Terlebih lagi jika mengkaitkan State Global Islamic Economy (SGIE) apakah Indonesia saat ini menerapkan sistem itu saat ini atau tidak.

Sistem pengaturan Ekonomi Global Islam tentu harus meninjau berbagai aspek yang benar-benar mulai di atur dan diterapkan dengan baik.

Indonesia memang mengadobsi sistem perbankan syariah, namun pada harfiahnya syariah yang diterapkan masih sebatas kata dan nama, belum diterafkan secara benar sesuai hukum syariah saat ini.

Lantas landasan dan pondasi pertanyaan itu kearah mana, apakah penggunaan kata SGIE hanya sebagai battrap atau atau dengan kata lain jebakan batman.

Agar membuat lawan seperti tidak memiliki ilmu dan menganggap sang penanya memiliki pengetahuan yang besar dan paham.

Namun demikian depat Cawapres pada dasar memiliki keseruan tersendiri, dan justru membawa pemahaman sendiri terhadap istilah kata yang dilontarkan dan disampaikan yang menambah pengetahuan bagi semua orang yang selama ini belum mengetahuinya.

Ini adalah ilmu tersendiri dibalik kegagalan dalam sebuah penggunaan kata, secara harfiah Gibran berhasil membuat satu gebrakan yang melakukan knock out Cak Imin.

Hampir bisa dikatakan cerdas, namun harus ada dasar substansi yang kuat dan tentu dibantu dengan pengetahuan yang besar pula.