Beranda Olah Raga Sempat Dapat Protes Pasal Aerodinamika, Kini Ducati Dapat Restu dari FIM

Sempat Dapat Protes Pasal Aerodinamika, Kini Ducati Dapat Restu dari FIM

166
0
BERBAGI
Aerodinamika Motor Ducati 2019 | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Penggunaan Aerodinamika pada motor Ducati mendapat protes dari beberapa pihak, sehingga FIM mempelajari kasus Aerodinamika Ducati. Setelah mendapat pemeriksaan ketat oleh FIM akhirnya Ducati merasa lega sebab telah mendapat restu dari FIM terkait aerodinamika.

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) telah memutuskan bahwa perangkat aerodinamika di swingarm Ducati legal, sekaligus Andrea Dovizioso tetap dinyatakan sebagai pemenang MotoGP Qatar 2019.

BACA JUGA :  Temukan Feeling dan Energi Positif YRZ-M1, Rossi Optimis di MotoGP 2019

Honda, Suzuki, Aprilia dan KTM, mengajukan protes terhadap Ducati usai podium tertinggi yang direngkuh DesmoDovi di Sirkuit Internasional Losail awal bulan ini.

MotoGP Stewards Panel kemudian merujuk permasalahan ke Pengadilan Banding FIM, dengan sidang dengar pendapat digelar di Mies, Swiss pada Jumat (22/3) pekan lalu.

Keempat pabrikan meyakini, perangkat aerodinamika Ducati – juga digunakan Danilo Petrucci dan Jack Miller – menghasilkan downforce. Sedangkan skuat Borgo Panigale mengklaim, fungsi utama adalah untuk mendinginkan ban belakang.

BACA JUGA :  Kurang Kompetitif di Musim 2018, Yamaha Harus Samai Ducati dan Honda

Namun kini, kasus aerodinamika Ducati sudah berakhir. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (26/3) malam, FIM menyatakan bahwa perangkat tersebut legal serta penggunaannya tidak dapat diprotes di balapan berikutnya.

Bunyi peryataan FIM sebagai berikut: “Setelah sidang di Mies pada 22 Maret, Pengadilan Banding menjatuhkan keputusan pada 26 Maret dan para pihak (empat pemohon, Ducati dan FIM) telah diberi tahu. Atas dasar ini, Pengadilan Banding memutuskan bahwa:

BACA JUGA :  Ducati Teratas pada Tes Motogp Sepang, Petruci Mendominasi
Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here