Beranda Olah Raga Sempat Dapat Protes Pasal Aerodinamika, Kini Ducati Dapat Restu dari FIM

Sempat Dapat Protes Pasal Aerodinamika, Kini Ducati Dapat Restu dari FIM

0
Aerodinamika Motor Ducati 2019 | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, MOTOGP – Penggunaan Aerodinamika pada motor Ducati mendapat protes dari beberapa pihak, sehingga FIM mempelajari kasus Aerodinamika Ducati. Setelah mendapat pemeriksaan ketat oleh FIM akhirnya Ducati merasa lega sebab telah mendapat restu dari FIM terkait aerodinamika.

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) telah memutuskan bahwa perangkat aerodinamika di swingarm Ducati legal, sekaligus Andrea Dovizioso tetap dinyatakan sebagai pemenang MotoGP Qatar 2019.

Honda, Suzuki, Aprilia dan KTM, mengajukan protes terhadap Ducati usai podium tertinggi yang direngkuh DesmoDovi di Sirkuit Internasional Losail awal bulan ini.

BACA JUGA :  Ducati Teratas pada Tes Motogp Sepang, Petruci Mendominasi

MotoGP Stewards Panel kemudian merujuk permasalahan ke Pengadilan Banding FIM, dengan sidang dengar pendapat digelar di Mies, Swiss pada Jumat (22/3) pekan lalu.

Keempat pabrikan meyakini, perangkat aerodinamika Ducati – juga digunakan Danilo Petrucci dan Jack Miller – menghasilkan downforce. Sedangkan skuat Borgo Panigale mengklaim, fungsi utama adalah untuk mendinginkan ban belakang.

BACA JUGA :  Ingin Raih Juara 2019, Marquez Targetkan Poin Sebanyak-banyaknya

Namun kini, kasus aerodinamika Ducati sudah berakhir. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (26/3) malam, FIM menyatakan bahwa perangkat tersebut legal serta penggunaannya tidak dapat diprotes di balapan berikutnya.

Bunyi peryataan FIM sebagai berikut: “Setelah sidang di Mies pada 22 Maret, Pengadilan Banding menjatuhkan keputusan pada 26 Maret dan para pihak (empat pemohon, Ducati dan FIM) telah diberi tahu. Atas dasar ini, Pengadilan Banding memutuskan bahwa:

BACA JUGA :  Jack Miller Terkesan Akan Dukungan Ducati ke Team Pramac

“Banding yang diajukan Tim Aprilia, Tim Suzuki, Tim Honda dan Tim KTM dapat diterima.

“Hasil balapan sementara dikonfirmasi dan dinyatakan sebagai final.

“Permintaan untuk menyatakan Perangkat ilegal dan melarang penggunaannya dalam balapan di masa depan ditolak.”

Pernyataan itu juga menyatakan, keempat pabrikan memiliki waktu lima hari untuk mengajukan banding putusan FIM ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

sumber : motorsport.com

Tinggalkan Balasan