Beranda Teknologi Perang Teknologi China Dengan AS Memanas, Xi Jinping Menuntut Kemandirian

Perang Teknologi China Dengan AS Memanas, Xi Jinping Menuntut Kemandirian

0
Xiomi 3, Awal Perang Teknologi China vs AS | Foto : Ist

DETIKEPRI.COM, TEKNOLOGI – Setelah perang dagang antara China dan AS terus bergulir, akhirnya muncul kembali perang teknologi antara China dan AS, sehingga membuat presiden China menuntut kemandirian untuk seluruh warga China dan negara itu sendiri agar tidak bergantung kepada negara lain.

Meskipun sebagian besar tarif dan ongkos pertanian telah menonjol dalam perdagangan AS-Cina, sejauh ini, keseluruhan dari apa yang mungkin menjadi perang perdagangan dengan skala penuh kemungkinan akan kembali disorot oleh kompetisi teknologi sehingga memungkinkan perang teknologi China vs AS.

BACA JUGA :  Resmi Meluncur Di Indonesia, Galaxy S9 Mulai Dicari

“Di masa lalu kami berhemat, menahan amarah, dan membangun dua bom [atom dan hidrogen] dan satelit … Pada langkah selanjutnya dalam menangani teknologi, kami harus menyingkirkan ilusi dan mengandalkan diri kami sendiri,” desak Xi Jinping, dilansir dari newyorktimes

‚ÄĚKata-kata Xi mencerminkan kebijakan Made in China 2025, yang dirilis pada tahun 2015, yang bertujuan untuk meroketkan negara itu ke puncak rantai pasokan global untuk barang-barang berteknologi tinggi. dari ponsel cerdas dan kendaraan listrik ke pesawat terbang dan robot buatan yang cerdas. Cina mulai melakukannya dengan kombinasi pendanaan dan insentif pemerintah untuk sektor swasta, dan re-sumber daya yang dramatis untuk berbagai teknologi.” Komentar reporter New York Times Chris Buckley.

BACA JUGA :  Senjata Pembunuh Dengan 7 Kali Kecepatan, Railgun

Sementara itu AS belum mengambil langkah kongkrit akan hal ini, James Andrew Lewis dari Pusat Studi Strategis dan Internasional berpendapat, sebagai larangan tujuh tahun untuk menjual peralatan Amerika kepada raksasa telekomunikasi China ZTE dapat mengakibatkan serangan tajam Negara tirai bambu, untuk melakukan beberapa gebrakan dan akan mengganti seluruh produk AS menjadi produk sendiri.

BACA JUGA :  Ponsel Pintar Ala Ilmuan Jerman, 'Hidung' pun Digunakan

“Hanya akan mendorong pemasok asing untuk buru-buru ke ruang angkasa. Dan dengan pelarangan perusahaan AS untuk memasok perlatan ke stasiun angkasa china, justru memperkuat keinginan pemerintah Cina untuk mengganti pemasok AS dengan perusahaan Cina.” Kata James Andrew Lewis.(Ptr)

Tinggalkan Balasan