Beranda Daerah Kedatangan Kapal Pelni di pelabuhan Kijang, Penumpang turun tanpa ada pengecekan kesehatan...

Kedatangan Kapal Pelni di pelabuhan Kijang, Penumpang turun tanpa ada pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan Bintan

0
Kedatangan Kapal Pelni di pelabuhan Kijang, Penumpang turun tanpa ada pengecekan kesehatan dari Dinas Kesehatan Bintan | Photo : Aldi Alfani

BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan gencar mencanangkan program Bintan Zero Corona. Masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi pengamanan diri dan keluarga.

Apa lagi sejak dikeluarkannya matlumat dari Bupati Bintan tentang pencegahan dan upaya memutuskan mata rantai virus corona tersebut yang disampaikan baru baru ini.

Dimana dalam surat edaran Bupati tersebut diminta setiap kantor pemerintahan, swasta, pertokoan, dan tempat tempat keramaian agar dapat melaksanakan SOP Kesehatan seperti penyediaan Hand Sanitazer, dan melakukan penyemprotan disenfektan disekitarnya, guna mengantisipasi penyebaran virus corona tersebut.

Tetapi sangat disayangkan Sabtu, 28/03/2020, bertempat di Pelabuhan Kapal Penumpang diKijang, hasil pantauan Detikepri.com dilapangan dengan kedatangan Kapal Penumpang Pelni hingga turunnya penumpang kapal tidak terlihat Tim Kesehatan dari Instansi terkait untuk melakukan pengecekan kesehatan terhadap penumpang yang datang

padahal kita ketahui bersama penumpang yang turun itu berasal dari daerah yang berbeda yang besar kemungkinan diantara mereka adanya Suspek penderita.

Salah satu pengunjung diantara keramaian penumpang yang turun dari kapal sempat ditanyai oleh Detikepri.com terkait tidak adanya tim pengecekan Kesehatan, baik itu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan ataupun dari instansi lainnya, dan ia mengatakan bahwa

“dirinya juga heran mengapa disini tidak ada tim pengecekan dan pengawasan kesehatan padahal pelabuhan ini merupakan pintu masuk kedatangan orang dari luar daerah lain, bisa bisa aja salah satu dari penumpang tersebut sudah ada yang terinfeksi kalau sampai lepas begitu aja ya tambah susahlah kita mas, kita disini diingatkan setiap hari untuk selalu berhati hati, sementara ini coba mas liat enak aja mereka masuk tanpa adanya pengecekan kesehatan.

Kalaulah seperti ini sama aja pemerintah kita tidak dapat memutuskan rantai penyebarannya, ungkapnya dengan nada kesal.

Saat ditanyakan tentang saran sarannya dia dengan gamblang menjawab seharusnya pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatannya lebih proaktif lagi dalam pengawasan terhadap orang yang datang dari luar daerah baik itu melalui jalur pelabuhan laut maupun bandara sehingga kemungkinan kemungkinan penyebaran dapat diatasi lebih baik lagi, sehingga kita yang berada disini tidak was was lagi karena pemerintah kita sudah mengkarantinakan daerahnya.

Tinggalkan Balasan