Beranda Daerah Buruh Tuntut Kenaikan Upah 20%, Pemerintah Harus Segera Selesaikan Masalah Buruh

Buruh Tuntut Kenaikan Upah 20%, Pemerintah Harus Segera Selesaikan Masalah Buruh

203
0
BERBAGI
Aksi Demonstrasi dari Aliansi serikat buruh yang ada di kota Batam | Photo : Riko Chandra

DETIKEPRI.COM, BATAM – Aksi Demo yang digelar oleh Aliansi Buruh Kota Batam yang menuntut kenaikan upah sebesar 20% harus segera di tanggapi, kesulitan dan permasalahan ekonomi saat ini sangatlah berpengaruh bagi kehidupan para Buruh di Kota Batam.

Aksi yang digelar pada Rabu (31/10/2018) mengakibatkan kemacetan panjang, long march yang digelar oleh Aliansi buruh Kota Batam menutup hampir sebagian jalan.

BACA JUGA :  Sertifikat Gratis, Ini Tanggapan Pemerintah Kota Batam

Buruh menuntut kenaikan upah menjadi kewajiban pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Banyak hal yang mengakibatkan buruh menuntut kenaikan upah sebesar 20%.

Kenaikan Tarif dasar listrik (TDL) yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi sebesar 45% menjadi beban berat bagi masyarakat terutama buruh yang ada di Kota Batam.

Jika pemerintah mengijinkan kenaikan Tarif Dasar Listri hingga 45%, maka pemerintah juga harus menyeimbangkan dengan kenaikan upah sebesar 20%.

BACA JUGA :  Pasar Induk Jodoh Bakal Dilakukan Penggusuran, Seluruh PKL Berdemo

Aksi yang digelar merupakan aksi lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya, bahkan pada hari buruh 1 mei 2018 lalu Buruh juga menuntut kenaikan upah.

Lantas apakah ini akan menjadi aksi yang hanya digelar tanpa ada tindak lanjut yang pasti dari pemerintah, seyogyanya pemerintah memberikan pengayoman dan menjamin kesejahteraan masyarakat yang ada di Kota Batam.

BACA JUGA :  Aset BP Batam Senilai Rp 196 Miliar Diserahkan Ke Pemko Batam

Jika Demo seperti terus berlanjut maka akan berpengaruh terhadap nilai investasi yang masuk di Kota Batam, oleh sebab itu persoalan kenaiakan upah untuk segera diselesaikan.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here