Beranda Liputan Khusus Syiar Islam Renungan di awal tahun 2023, Optimis dan Yakin Menuju Ruang Kesuksesan

Renungan di awal tahun 2023, Optimis dan Yakin Menuju Ruang Kesuksesan

541
0
Tahun

DETIKEPRI.COM, SYIAR ISLAMTidak terasa begitu cepat Tahun 2022 telah berlalu. Kini memasuki Tahun 2023 semua orang berharap perubahan.

Bagi sebagian orang, keyakinan dan optimis menggapai sukses adalah buah percaya diri yang harus dijalani dengan penuh keyakinan dan kerja keras.

Dalam Islam Allah, SWT telah menjadikan pusaran masa penuh dengan rahmat kenikmatan. Di antara rahmat-Nya ialah Dia ‘ Azza wa Jalla jadikan siang dan malam yang masing-masing memiliki tanda-tanda keistimewaan yang berbeda. Tanda-tanda sebuah kenikmatan yang diberikan Allah SWT.

Ruang kesuksesan yang Allah SWT berikan melalui ikhtiar, kerja keras dan selalu istiqomah demi menggapai cita – cita yang diinginkan.

Diawal tahun 2023 kita telah menjadi saksi atas atas apa yang kita lakukan di tahun sebelumnya. menyongsong awal tahun dengan keyakinan dan optimisme berharap ridho Allah SWT yang ingin dicapai. Dalam setiap harinya Allah SWT telah memberikan kenikmatan dalam hidup manusia.

Surat Ar-Rahman Ayat 13

فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Artinya: Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan

Ayat ini ditujukan kepada jin dan manusia Makna (الآلاء) yakni kenikmatan-kenikmatan Allah menyebutkan dalam surat ini berbagai kenikmatan,

dan mengingatkan makhluk Nya tentang kenikmatan-kenikmatan itu. kemudian Allah menyandingkan setiap penyebutan suatu kenikmatan dengan ayat ini,

dan menjadikannya pemisah antara kenikmatan yang lain yang disebutkan dalam surat ini agar menjadi pengingat bagi hamba-hamba-Nya tentang kenikmatan-kenikmatan tersebut.

Maka Sifat optimis (optimisme) yakin dan selalu bersyukur menuju kesuksesan merupakan sifat manusia yang memiliki harapan positif untuk sukses dan merasakan nikmat yang diberikan dalam menghadapi segala hal maupun persoalan,

sukses tidak serta Merta datang dengan sendirinya. Sukses butuh perjuangan dan pengorbanan. Dalam bahasa Arab, sifat optimis sering disamakan dengan kata “At-Tafaul” yang memiliki makna pengharapan nasib baik.

Sifat optimis merupakan ciri dari seorang mukmin yang beriman dan taat. Sifat tersebut membawa keyakinan bahwa Allah SWT akan mempermudah segala urusan hambanya yang taqwa di dunia dan akhirat.

Seorang muslim sebaiknya menjauhkan diri dari sifat pesimis, karena berdampak negatif dalam memicu prasangka buruk. Selain itu, sifat pesimis dapat menggoyahkan keimanan seorang muslim kepada Allah SWT melalui prasangka negatifnya.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadis riwayat Ahmad menjelaskan bahwa perasaan yang lebih baik dari firasat baik dan kesialan adalah sifat optimis. “Dari Abu Hurairah RA, dia berkata;

Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada rasa tiyasah (firasat buruk dan kesialan), dan yang lebih baik dari itu adalah rasa optimis. Maka ditanyakanlah kepada beliau: Apa yang dimaksud dengan rasa optimis? Beliau bersabda: Yaitu kalimat baik yang sering didengar oleh salah seorang dari kalian.” (H.R. Ahmad)