NASIONAL, DETIKEPRI.COM – Mayoritas masyarakat Indonesia masih memandang sistem politik nasional berjalan dalam kerangka demokrasi.
Hal ini tergambar dalam hasil survei terbaru yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI), yang menunjukkan 73,9 persen responden menilai Indonesia sebagai negara demokratis.
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, mengungkapkan bahwa angka tersebut mencerminkan kepercayaan publik terhadap praktik demokrasi yang masih berlangsung.
“Sebanyak 73,9 persen responden menilai Indonesia demokratis,” ujarnya dalam pemaparan survei bertema Evaluasi dan Komitmen Publik terhadap Pancasila di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Secara rinci, 12,3 persen responden menilai kondisi demokrasi di Indonesia sangat baik, sementara 61,6 persen lainnya menganggap cukup demokratis.
Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas publik masih melihat mekanisme demokrasi—seperti pemilu, kebebasan berpendapat, serta pergantian kekuasaan—tetap berjalan.
Tingkat kepuasan terhadap pelaksanaan demokrasi juga tergolong tinggi. Sebanyak 69,8 persen responden mengaku puas, terdiri dari 9,5 persen sangat puas dan 60,3 persen cukup puas.
Di sisi lain, sekitar seperempat responden menyatakan kurang puas, sementara sebagian kecil lainnya mengaku tidak puas atau tidak memberikan jawaban.
Survei tersebut juga menyoroti persepsi publik terkait kebebasan sipil. Hampir 70 persen responden merasa puas terhadap kebebasan mengkritik pemerintah.
Untuk kebebasan beragama, tingkat kepuasan bahkan mencapai 92 persen. Sementara itu, kebebasan berserikat memperoleh tingkat kepuasan sebesar 83 persen.
Adapun kepuasan terhadap kebebasan berpendapat serta kebebasan pers dan media sosial masing-masing berada di angka 75 persen.
Sedangkan dalam aspek perlindungan hukum dan kesetaraan di hadapan hukum, sekitar 70 persen responden menyatakan puas.
Survei ini dilakukan pada 4–12 Maret 2026 dengan melibatkan 2.020 responden yang dipilih secara acak dari populasi warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas.
Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sekitar ±2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sumber : Group Promedia
Editor : Putra Piasaulu

Saya seorang Wartawan di DETIKEPRI.COM yang dilindungi oleh Perusahaan Pers bernama PT. Sang Penulis Melayu, dan mendedikasikan untuk membuat sebuah produk berita yang seimbang sesuai kaidah Jurnalistik dan sesuai Etik Jurnalistik yang berdasarkan Undang-Undang Pers.





