Beranda Ekonomi & Bisnis Buwas Buka-Bukaan Soal Sulitnya Impor Bawang Putih Menjelang Bulan Puasa

Buwas Buka-Bukaan Soal Sulitnya Impor Bawang Putih Menjelang Bulan Puasa

282
0
BERBAGI
Buwas Buka-Bukaan Soalan Sulitnya Impor Bawang Putih Menjelang Bulan Puasa | Photo : Ist/Net

DETIKEPRI.COM, EKONOMI & BISNIS – Lonjakan harga semboka memasuki bulan suci ramadhan kian terlihat, terlebih lagi harga bawang putih dipasaran cukup mencengangkan, apalagi terdengar rumor kesulitan untuk Impor bawang putih, yang di tengarai ada permain pihak tertentu terutama mafia pangan.

Sejak dari 2014 terlihat harga sembako tidak terlihat penurunkan justru kenaikan harga perlahan dan pasti.

Menjelang bulan puasa, pemerintah harus memastikan kesiapan bahan-bahan pokok. Pada masa ini, permintaan pun biasanya naik, yang diikuti kenaikan harga yang cukup tinggi.

BACA JUGA :  Rencana Trump Naikan Tarif Impor Mobil, Ini Kritik Keras General Motors

Bagaimana langkah Bulog untuk memastikan stok bahan pangan memadai, dan harga tetap stabil? Berikut petikan wawancara Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dengan CNBC Indonesia TV.

Bagaimana dengan persiapan Bulog memasuki bulan Ramadhan, apakah sudah aman?
Beberapa saat lalu saya memimpin rapat untuk mengecek kesiapan pangan di Indonesia seperti, beras, gula, tepung, dan minyak, semua sudah dalam kondisi siap dan stok memadai.

Untuk stok daging untuk puasa dan lebaran juga akan segera terpenuhi. Tidak perlu khawatir masalah kesiapan menjelang puasa dan lebaran. Memang masih ada yang menjadi persoalan, yakni kesiapan stok bawang putih.

BACA JUGA :  Rencana Trump Naikan Tarif Impor Mobil, Ini Kritik Keras General Motors

Bukankah Bulog mendapatkan penugasan untuk impor 100 ribu ton bawang putih?
Memang, tapi kami tidak bisa laksanakan karena perintah impor bukan ke Bulog.

Bukankah itu sesuai dengan rapat koordinasi terbatas (rakortas)?

Ini sudah ada perintah, bahkan dari Presiden juga, kita juga sudah rapat juga. Bulog harus impor 100 ribu ton, tapi ada yang membatalkan, ada yang tidak mendapatkan keuntungan dari sana. Bulog tidak mencari keuntungan tetapi kestabilan harga.

BACA JUGA :  Rencana Trump Naikan Tarif Impor Mobil, Ini Kritik Keras General Motors

Bulog sampai hari ini diganjal dan dibatalkan untuk impor. Siapa yang berhak mengeluarkan perintah impor itu?
Padahal itu putusan rakortas, hanya satu menteri yang bisa membatalkan, saya rasa tidak perlu saya sebutkan.

Mengapa berani membatalkan hasil rakortas?

Saya tidak tahu, mungkin cara berpikirnya yang salah. Karena ini untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Karena belum ada putusan, mungkin menteri itu bisa menjamin harga bawang putih.

Baca Halaman Berikutnya
Komentar
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here